Alzheimer (Pikun bin Pelupa)

HargaRp 45.000,-

FORMAT PEMESANAN LEWAT SMS
Jenis Produk, Jumlah#Nama#Alamat (RT/RW, Kel/ Kec, Kodepos)#No. HP
KIRIM KE 081210110323

Alzheimer merupakan penyakit yang menyerang saraf otak. Fungsi saraf otak akan menurun secara progresif karena sel-sel di otak rusak akibat penyakit ini. Akibatnya daya ingat si penderita akan menurun dengan tajam dan menjadi pikun hingga pasien seringkali tidak dapat mengurus diri sendiri.

Ciri khas penyakit ini antara lain melemahnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dan menimbang suatu hal, serta perubahan kepribadian dan tingkah laku si penderita.

Penyakit ini juga menjadi penyebab utama terjadinya kepikunan atau demensia.

Pikun yang disebabkan oleh Alzheimer bukanlah pikun karena proses penuaan. Melainkan pikun karena masalah kesehatan dan perlu diberi perhatian khusus.

Penyebab
Hingga kini penyebab pasti dari Alzheimer masih belum diketahui. Para ahli medis berpendapat jika penyakit ini berkaitan dengan faktor genetik, pola hidup, dan keadaan lingkungan sekitar.

Meski penyebabnya belum ditemukan, tapi akibat yang disebabkan Alzheimer sangat jelas berdampak pada sel-sel otak. Sel otak bisa menggumpal ataupun berubah menjadi serat hingga akhirnya sel-sel tersebut mati.

Faktor Risiko

  • Usia. Alzheimer biasanya menyerang orang berusia diatas 65 tahun. Makin tua usia, makin besar risiko terkena Alzheimer. Meski demikian, saat ini banyak kasus Alzheimer yang ditemukan pada orang berusia 40 tahun.
  • Keturunan. Jika salah satu anggota keluarga inti (ayah, ibu, atau saudara kandung) ada yang terkena Alzheimer, maka risiko Anda terkena penyakit ini lebih besar ketimbang orang lain yang tidak memiliki keluarga dekat yang terkena alzheimer.
  • Jenis kelamin. Kaum wanita lebih rentan terkena penyakit ini ketimbang kaum pria.
  • Pola hidup yang tidak sehat. Pola hidup yang tidak benar bisa menjurus pada berbagai penyakit, termasuk Alzheimer.
  • Tingkat pendidikan. Penelitian menunjukkan jika tingkat pendidikan berpengaruh terhadap risiko terkena penyakit Alzheimer. Semakin tinggi pendidikan seseorang, makin kecil risikonya terkena Alzheimer. Para peneliti menduga hal ini berkaitan dengan penggunaan otak untuk berpikir pada orang-orang yang memiliki tingkat pendidikan tinggi.

Penanganan
Tidak ada terapi ataupun obat untuk menyembuhkan Alzheimer. Penanganan yang diberikan bertujuan untuk mencegah atau menghambat penurunan fungsi sel-sel otak.  Maksudnya agar kualitas hidup si penderita lebih baik dan tidak selalu mengandalkan orang lain untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Adapun obat yang diberikan hanyalah untuk mengurangi gejala akibat Alzheimer seperti pusing, linglung, ataupun depresi.

Pencegahan
Adapun tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah atau menunda serangan Alzheimer adalah :

  • Konsumsi makanan sehat dan seimbang. Jangan hanya mengkonsumsi daging merah, makan juga sayuran dan buah-buahan. Selain itu  konsumsi juga berbagai jenis makanan yang terbuat dari bahan gandum dan kacang-kacangan. Semua jenis makanan ini sangat baik untuk perkembangan sel otak.
  • Latihlah fisik dan pikiran. Tidak hanya jasmani saja yang memerlukan latihan. Otak juga perlu dilatih dan digunakan agar tidak berkarat. Penelitian menunjukkan otak yang sering dipakai berpikir lebih sehat ketimbang otak yang jarang dipakai untuk berpikir.

Pegagan Dongkrak Daya Ingat

Antipikun sampai Awet Muda
Namanya manusia memang tak akan lepas dari sifat lupa. Tapi kalau pelupa, ini bisa disebut penyakit. Nah, bagi yang ingin mengurangi penyakit pelupa atau mencegah kepikunan tak ada salahnya mencoba mengkonsumsi tanaman pegagan. Tanaman yang bernama latin Centella asiatica, L. ini telah lama digunakan untuk pengobatan secara tradisional dan ilmiah. Dia dikenal sebagai obat untuk merevitalisasai tubuh dan pembuluh darah serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Pegagan bisa digunakan sebagai brain tonic atau obat anti lupa bagi orang dewasa dan manula. Bahkan saat ini, ia sudah dimanfaatkan sebagai tonik untuk memperkuat dan meningkatkan daya tahan otak dan saraf.

Pegagan dianggap sebagai tonic otak, diantaranya berdasarkan pengakuan Agora Health Publishing. Pegagan tergolong tanaman yang ekstra mujarab. Julukan itu tentunya setelah melalui uji klinis, dan terbukti pegagan bisa merevitalisasi pembuluh darah, sehingga peredaran darah ke otak lancar. Sehingga ada penambahan kapasitas kerja neutransmitter di otak yang berfungsi untuk mengingat dan belajar.  Di Australia tanaman alami ini telah dibuat obat dengan nama “Gotu Kola” yang bermanfaat sebagai anti pikun dan juga sebagai anti stress.

Penelitian di India menunjukkan bahwa tanaman ini dapat meningkatkan IQ, kemampuan mental, serta menanggulangi lemah mental pada anak. Ekstrak pegagan dapat memperbaiki jaringan otak yang mengatur terjadinya proses interaksi di dalam otak. Karenanya pegagan dapat diberikan kepada para penderita insomnia, stress & kelelahan mental. Ia juga bagus digunakan untuk terapi terhadap anak-anak penderita keterbelakangan mental dan anak hiperaktif.

Hal ini telah dibuktikan lewat berbagai penelitian. Sebanyak 30 orang pasien anak-anak yang menderita lemah mental menunjukkan kemajuan yang cukup berarti setelah diberi perlakuan dengan ramuan centella selama 12 minggu.
Sebagai tanaman berkhasiat obat, pegagan telah dimanfaatkan terutama oleh masyarakat India, Pakistan, Malaysia, dan sebagian Eropa Timur sejak ribuan tahun lalu. Ia dipercaya bisa meningkatkan ketahanan tubuh (panjang umur), membersihkan darah, dan memperlancar air seni.

Orang-orang Timur Jauh di Eropa bahkan menggunakannya untuk menyembuhkan lepra (penyakit menular kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae) dan tuberkulosis (TBC).

Tanaman ini juga digunakan secara oral maupun topikal untuk meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki, mencegah varises, dan salah urat. Selain dapat membantu meningkatkan daya ingat, mental, dan stamina tubuh, pegagan juga dapat membantu menyeimbangkan energy level serta menurunkan gejala stres dan depresi.

Dalam pengobatan tradisional India (Ayurveda) tanaman ini dikenal sebagai herba untuk awet muda. Demikian pula ia digunakan sebagai resep untuk memperpanjang usia. Hal ini terbukti dari pengamatan, bahwa gajah yang kita kenal memiliki umur panjang karena memakan cukup banyak tanaman centella. Wallahu a’lam.

Liar Banyak Khasiat
Kaki kuda, demikian tanaman ini disebut oleh sebagian orang. Dinamakan demikian karena daunnya bentuknya mirip-mirip dengan kaki kuda. Kalaupun tidak mirip dengan kaki kuda maka bentuknya mungkin lebih menyerupai kipas warna hijau, atau seperti ginjal dengan tepi daun bergerigi. Tumbuh merayap menutupi tanah, dan tidak berbatang. Tangkai daun berbentuk seperti pelepah, agak panjang, sekitar 5-15 cm. Akarnya rimpang dengan banyak stolon (akar membentuk rumpun).

Perkembangbiakan pegagan bisa dengan Stolon dan bisa pula dengan bijinya. Biasanya tumbuh liar di padang rumput, pinggir-pinggir sawah, ladang atau kadang di pekarangan rumah. Tak disangka, di dibalik ‘keliarannya’ tersimpan khasiat yang luar biasa. Setelah diketahui keampuhannya, maka pegagan kini tak lagi melulu tumbuh liar, namun mulai dibudidayakan oleh manusia demi kesehatan mereka.

Menurut catatan, asal tanaman ini kepulauan sepanjang Samudera Indonesia dan di wilayah Asia Tenggara. Selain banyak tumbuh di Indonesia, juga di pesisir timur Madagaskar, dan Mauritius. Pegagan biasanya memilih tempat yang basah, rawa-rawa, atau di sepanjang tepi sungai. Kalau di negeri kita, banyak ditemukan terutama di daerah dataran tinggi dan berbagai tempat seperti sawah, perkebunan teh, dll.

Pegagan bersifat menyejukkan atau mendinginkan, menambah tenaga, menambah selera makan, memperindah suara dan mengurangi dahaga. Ia punya kandungan kimia yang berkhasiat bagi tubuh manusia. Diantaranya mengandung asiaticoside, thankuside, isothankunside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic asid, mesoinositol, centellose, karotenoid, garam K, Na, Ca, Fe, vellarine, tanin, mucilago, resin, pectin, gula dan vitamin B. Kandungan utamanya yang berupa steroid yaitu triterpenoid glikosida  punya peran penting dalam menyembuhkan luka.

Asiaticoside bermanfaat untuk meningkatkan penguatan dan perbaikan sel-sel kulit, stimulasi pertumbuhan kuku, rambut dan jaringan ikat.
Saponin yang terkandung punya manfaat mempengaruhi kolagen-tahap awal perbaikan jaringan-. Sehingga pegagan digunakan sebagai bahan dasar untuk perawatan kulit biar awet muda.

Diketahui juga, bahan aktif pegagan sanggup meningkatkan fungsi mental melalui efek penenang, antistress dan anticemas.
Tanaman C. asiatica ini mempunyai efek antiinflamasi, antibiotik, antidemam, antidiuretik (peluruh kencing), dan keratolitik. Hebatnya, kemampuan antibiotik dan antiinflamasinya tergolong tinggi sehingga berguna sebagai antibakteri. Makanya, bukan hal yang aneh jika ia digunakan untuk mengatasi peradangan jaringan tubuh. Dari mulai luka, lepra, radang tenggorokan, radang lambung hingga disentri.

Tak hanya itu saja, pegagan pun telah banyak dimanfaatkan sebagai obat yang cukup mujarab untuk penyembuhan penyakit HIV melalui peningkatan ketahanan tubuhpasien. Luar biasa bukan? Bahkan secara empirik diketahui bahwa pegagan bermanfaat sebagai penyembuh luka, radang, reumatik, asma, wasir, tuberkulosis, lepra, disentri, demam dan penambah selera makan.

Di Cina, pegagan dimanfaatkan untuk memperlancar sirkulasi darah, bahkan lebih bermanfaat dibandingkan dengan ginko biloba atau ginseng yang berasal dari Korea. Manfaat penting lainnya, memberi efek positif terhadap daya rangsang saraf otak, dan memperlancar transportasi darah pada pembuluh-pembuluh otak. Pegagan juga dipercaya bisa menanggulangi luka bakar, sirosis hati, keloid, skleroderma, gangguan pembuluh vena, penyakit traumatis, lupus, serta meningkatkan fungsi mental.

Perihal lataghdhab
Toko Al-Khair Online - Mudah, Aman dan Amanah :: Segala Kebaikan Obat Ada di Thibbun Nabawi dan Herbal Alami :: FORMAT PEMESANAN LEWAT SMS Jenis Produk, Jumlah#Nama#Alamat (RT/RW, Kel/ Kec, Kodepos)#No. HP#Bank KIRIM KE 081210110323. Barokallahu fykum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: